Majalah

Basnetg

online - Premium WordPress Themes

BPS: Target Inflasi Tahun Ini Berat untuk Dicapai

Published on: Rabu, 14 Agustus 2013 //

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, pemerintah harus berupaya keras untuk mencapai target inflasi dalam APBN-P 2013 sebesar 7,2%. Hal ini karena waktu yang ada untuk mengejar target tersebut masih satu kuartal lagi, sementara akumulasi inflasi hingga Juli sudah mencapai 6,65% atau tersisa sekitar 0,55% lagi dari target.   

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengharapkan, pemerintah dapat melakukan upaya-upaya khusus berupa terobosan maupun pengendalian supaya terjadi deflasi pada bulan-bulan mendatang. Dengan demikian akumulasi inflasi hingga akhir tahun tidak menembus 7,2%.   

“Sepertinya berat ya (mencapai target inflasi 2013) kalau tidak dilakukan upaya-upaya khusus, sehingga nanti inflasinya bisa tinggi sekali. Ya tinggal bagaimana memanfaatkan sisa waktu, itu kan cukup panjang. Kalau dilakukan terobosan-terobosan pengendalian ya bisalah,” kata Suryamin di Jakarta, Selasa (13/8).   

Lebih lanjut, Suryamin memperkirakan, inflasi pada Agustus  masih tetap tinggi karena terpengaruh momentum bulan Ramadhan dan Lebaran, dimana harga kebutuhan pokok masih melambung. Namun, dia enggan mengungkapkan angka proyeksi inflasi Agustus karena masih dalam perhitungan bulan berjalan.   

Kendati demikian, dia optimistis, inflasi akan menurun setelah Agustus, karena momentum Lebaran telah berlalu, meskipun penurunannya tidak akan bisa drastis karena masih ada pengaruh kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang bersamaan dengan masuknya tahun ajaran baru.

“Kita harapkan setelah Lebaran bisa turun. Kan sekarang baru tanggl 13, waktu 17 hari (hingga akhir bulan) itu sangat berpengaruh. Terus September, Oktober, November tapi mungkin ada nanti akhir tahun (inflasi bisa tinggi),” katanya.

Menurut Suryamin, inflasi akhir tahun tidak akan setinggi saat ini karena kenaikan permintaan bahan pokok pada momentum hari raya Natal dan Tahun Baru tidak sebesar Lebaran. Pemerintah juga diharapkan bisa mengantisipasi momentum akhir tahun dengan meningkatkan pengendalian pasokan bahan pokok supaya inflasi tidak terlalu tinggi.   

Dia juga yakin, inflasi Agustus tidak akan menembus 3% karena adanya penurunan berbagai harga komoditi usai Lebaran, walaupun ada beberapa harga komoditi yang masih bertahan atau penurunannya lambat.   

Kesulitan 
Sebelumnya, pemerintah mengaku kesulitan mengejar sejumlah target asumsi makro ekonomi yang dipatok dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013, termasuk inflasi.   

Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro menuturkan, kendati tidak terlalu terpengaruh oleh kondisi ekonomi global, realisasi inflasi sepanjang tahun ini diperkirakan melewati target asumsi inflasi sebesar 7,2%. Namun, menurut dia, pemerintah akan tetap menjaga rata-rata inflasi sepanjang tahun ini supaya berada di bawah 8%.   

"Kita akan jaga pertumbuhan tahun ini 6% atau lebih.  Sedangkan inflasi bagaimana supaya tidak sampai 8% atau bahkan 9%. Kuncinya inflasi Agustus, karena puncak inflasi sudah lewat sebenarnya kemarin. Kita lihat apakah Agustus ini inflasi sudah reda," ungkap dia.   

Sementara itu, Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pada kuartal III tahun ini konsumsi rumah tangga akan mencapai angka yang cukup besar terkait dengan momentum mudik dan Lebaran. Kontribusi konsumsi rumah tangga yang  diprediksi bisa mencapai Rp 110 triliun selama musim mudik dinilai sangat penting untuk mendorong pertumbuhan. Selain itu, pemberian gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pengeluaran pemerintah diyakini akan mendorong laju pertumbuhan tahun ini.  

“Perkiraan Bank Indonesia sekitar Rp 110 triliun uang di spend dalam mudik. Kalau dibandingkan dengan APBN yang baru sekitar Rp 1.600 triliun itu hampir 10% dalam sebulan. Efeknya akan besar sekali pada pertumbuhan. Di Kemenkeu juga kita mempercepat mudah-mudahan akhir tahun blokir itu tinggal Rp 1,4 triliun dari sebelumnya Rp 120 triliun,” jelas dia. (SP)

0 komentar for "BPS: Target Inflasi Tahun Ini Berat untuk Dicapai"

Leave Reply

Feed!

Hukum

RSS Feed!
RSS Feed!
RSS Feed!
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!
Feed!

Recent Posts