Balapan di Indianapolis, Nicky Hayden Jaga Antusiasme
Published on: Rabu, 14 Agustus 2013 //
Peristiwa
INDIANAPOLIS - Pebalap Ducati, Nicky Hayden, sudah tak sabar kembali beraksi di lintasan MotoGP setelah masa jeda musim panas ini. Keinginannya untuk segera menjalani lomba karena seri berikutnya akan dilakukan di markas timnya, di Indianapolis, Amerika Serikat. Tak hanya itu, kota kelahirannya Owensboro, Kentucky, hanya berjarak 51 kilometer dari sirkuit.
Itulah mengapa balapan di Indianapolis selalu jadi lebih spesial buatnya. Ia yakin akan mendapat sambutan lebih hangat dari Laguna Seca. "Menyenangkan bisa istirahat beberapa pekan, tapi saya menantikan paruh kedua musim yang saya harap bisa menghadirkan hasil-hasil yang lebih baik daripada paruh pertama," kata Hayden seperti dikutipCrash.
"Saya akan merasa bahagia kembali ke garasi dengan motor dengan tim saya. Saya tidak perlu mengatakan betapa spesialnya Indianapolis bagi saya, karena seharusnya cukup jelas terlihat bahwa ini adalah balapan kandang saya yang sebenarnya. Dukungan yang saya dapatkan di Laguna Seca begitu luar biasa dan saya mengharapkan tidak kurang di Indy," tambahnya.
Menurut Hayden lintasan di Indianapolis sebagai salah satu yang menantang. Ia menyebutkan lintasannya kecil dan “tricky” dengan beberapa tikungan yang menuntut teknik keterampilan yang tinggi. “Kami akan mencoba untuk turun dengan maksimal pada hari Jumat (16/8), lalu tampil solid di akhir pekan dan bersenang-senang," ujarnya.
Hayden akan menghabiskan musim terakhirnya bersama tim Ducati. Ia sudah lima tahun membalap di sana dan posisinya akan digantikan oleh Cal Crutchlow. Tahun lalu ia absen dalam balapan kandangnya setelah mengalami kecelakaan pada saat kualifikasi. Sementara itu, rekan satu timnya, Andrea Davioso, menempati posisi ketiga di sirkuit itu tahun lalu. Ia mengendarai Yamaha Tech 3.
“Aspal di Indianapolis agak berbeda dengan lintasan lainnya. Agak aneh, berubah di setiap tikungan. Semua pebalap merasakannya, dan itu menyulitkan sekali,” jelas Davioso.
Davioso tidak yakin apakah dengan mengendarai Ducati ia akan naik podium seperti tahun lalu, meski catatan finisnya masih bagus. “Saya tidak yakin. Keberuntungan saya hilang dalam tiga balapan terakhir,” ujarnya. (SP)






